GUEST LECTURER SERIES 2019 – PT Bank DBS Indonesia

418

GUEST LECTURER SERIES 2019

25 November 2019

Bogor, 25 November 2019 – Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen bekerja sama dengan Himpunan Profersi Centre of Management menyelenggarakan Guest Lecturer Series pada Jumat, 25 November 2019 di Ruang Kelaa 3.01 FEM, Kampus IPB Dramga Bogor. Acara ini dihadiri oleh Tanu Anggara Putra sebagai Vice President Finance Bussiness Unit Controller PT Bank DBS Indonesia, dan dimoderatori oleh Rindang Matoati, S.E., M.Sc.

Guest Lecturer Series kali ini mengangkat tema “Micro Finance Management“ dengan topik “Bussiness Model Canvas dan Strategi Pemilihan Investasi” Acara dibuka dan dimoderatori oleh Rindang Matoati, S.E., M.Sc. Acara selanjutnya yakni penyampaian materi oleh Tanu Anggara Putra selaku Vice President Finance Bussiness Unit Controller PT Bank DBS Indonesia, yang dipandu oleh moderator. Dalam sesi penyampaian materi, dijelaskan mengenai BMC yaitu suatu aktivitas strategi planning pada suatu perusahaan dan perencanaan perusahaan secara keseluruhan dalam lini bisnis, adapun poin-poin utama dalam BMC yaitu:

  • Key Partner
  • Key Resources
  • Key Activities
  • Value Propositions
  • Channel Distribution
  • Customer Segmentation

Key partner adalah dibagi menjadi dua yaitu internal dan eksternal, merupakan kolaborasi antara dua pihak atau lebih untuk mecapai tujuan suatu organisasi dimana pihak-pihak yang terkait mendapatkan keuntungannya masing-masing. Key resources, mencakup infrastruktur, intellectual, dan finance sumberdaya (resources) penting untuk organisasi untuk membuat proposisi nilai dalam bisnis untuk menyampaikan pesan produk pada pelanggan. Activities meliputi key drivers (kegiatan yang memegang elemen kunci agar produk dapat terjual), competitive benchmark (perbandingan dengan perusahaan lain untuk menetapkan kebijakan), dan main activities. Value proposition adalah suatu pendapat yang mengkomunikasikan nilai produk pada pembeli, termasuk diantaranya objectives, target identification, needs fulfillment, dan mark the value. Channel distribution merupakan perantara untuk menyalurkan barang dan jasa disampaikan hingga ke konsumen akhir yang meliputi direct sales, agency, conventional retailer, dan digital. Costumer segmentation adalah proses membagi dan mengelompokkan pembeli ke grup-grup berdasarkan karakteristiknya sehingga perusahaan dapat mengenal dan menjual produknya lebih efektif, customer segmentation dibagi menjadi psychographic, geographic, behavioral, demographic, dan other types.

Banking Customer Segmentation, dibagi menjadi:

  1. Mass Market, menabung di bawah 500 juta
  2. Masa Affiant, menabung diantara 500 juta-10 M
  3. Upper Affiant, menabung di atas 10 M

Adapun Banking Wealth Management, yaitu nasabah diarahkan oleh pegawai bank untuk menempatkan uang nya untuk berinvestasi di tempat yang sesuai dengan kebutuhan nasabah. Investor dapat menginvestasikan uangnya pada instrumen yang rendah resiko seperti obligasi atau sukuk dan instrumen tinggi resiko seperti forex dan saham.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan plakat, sertifikat, dan souvenir oleh Bimo Rana Tuqa selaku Wakil Presiden Direktur Centre of Management kepada Rindang Matoati, S.E., M.Si selaku moderator dan Tanu Anggara Putra selaku pembicara, kemudian dilanjutkan dengan foto bersama. Rangkaian acara ditutup pada pukul 10.40 WIB.