Departemen Manajemen

Kunjungan Departemen Manajemen ke Songkhla Rajabhat University_Joint Module

Kunjungan Departemen Manajemen ke Songkhla Rajabhat University: Membangun Kerjasama Internasional melalui Pengembangan Joint Module

Bogor, 20 Mei 2024. Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, IPB University, baru saja menyelesaikan kunjungan ke Songkhla Rajabhat University (SKRU) di Thailand. Kunjungan ini merupakan bagian dari program pengembangan modul bersama (Joint Module), yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui kemitraan internasional.

Selama beberapa bulan terakhir, Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen – IPB University telah menggagas kerjasama ini dengan harapan dapat memperkuat program pendidikan dan memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam bagi para mahasiswa. Kunjungan ke SKRU di Kota Hat Yai, Thailand, yang berlangsung dari 12 Mei 2024 hingga 14 Mei 2024, adalah langkah penting dalam merealisasikan tujuan tersebut.

Setibanya di Thailand pada malam 12 Mei 2024, tim dari IPB University disambut dengan hangat oleh staf universitas di Bandar Udara Internasional Hat Yai. Keesokan harinya, pertemuan dimulai di Gedung Faculty of Management Sciences – SKRU, di mana diskusi-diskusi penting mengenai penyusunan Joint Module berlangsung. Tim dari Departemen Manajemen – IPB University terdiri dari Hardiana Widyastuti S. Hut, MM (Plt. Ketua Departemen Manajemen, FEM, IPB), Rindang Matoati, S.E., M.Si (Ketua tim penyusun Joint Module), Dr. Indra Refipal Sembiring, S.E., M.M., dan Nisa Zahra, S.E., M.Si. Tim dari IPB University tersebut berdiskusi dengan tim dari Faculty of Management Sciences – SKRU yang dipimpin oleh Assistant Professor Dr. Pongsak Thongnueakhaeng, beserta anggota fakultas lainnya.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerjasama antara kedua universitas dan membahas secara mendalam penyusunan modul bersama yang akan meningkatkan kualitas pendidikan. Selain itu, kerjasama ini juga diharapkan dapat mendukung program Summer Course (SAMI) yang telah berjalan selama tujuh tahun di IPB University, yang berfokus pada bidang manajemen agri-food yang berkelanjutan.

“Inisiatif untuk mengembangkan Modul Bersama mencerminkan komitmen bersama kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mendorong kolaborasi internasional,” ungkap Ibu Hardiana, “dengan memanfaatkan keahlian dan pengalaman yang diperoleh melalui program kami masing-masing, kami bertujuan untuk menciptakan modul yang komprehensif dan berdampak yang akan bermanfaat bagi para mahasiswa dan fakultas.”

Selama pertemuan, kedua belah pihak mencapai beberapa kesepakatan penting. Pertama, kedua universitas sepakat untuk merancang dan menulis modul bersama, dengan topik-topik yang sudah difinalisasi dan penunjukan personil yang terlibat. Kedua, pembahasan rencana penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU), Memorandum of Agreement (MOA), dan Academic Intent (AI). Kedua pihak sepakat untuk melanjutkan proses administratif yang diperlukan untuk penandatanganan dokumen-dokumen tersebut.

Diskusi juga mencakup peluang kerja sama di masa depan, seperti kegiatan Guest Lecture dan pengembangan program Summer Course. Kedua universitas menunjukkan komitmen yang kuat untuk terus mengembangkan dan memperluas cakupan kerjasama di bidang pendidikan, penelitian, dan pelatihan.

 

 

Assistant Professor Dr. Pongsak Thongnueakhaeng menambahkan: “Tidak menutup kemungkinan kerjasama yang telah diinisiasi dengan pembuatan modul bersama ini berkembang ke bentuk kerja sama lainnya, – seperti diselenggarakannya aktivitas pembelajaran bersama yang kemudian dapat dikonversi mahasiswa kedua universitas ke dalam bentuk kredit (SKS).”

Kunjungan ini berjalan dengan sukses, diwarnai dengan sambutan hangat dari pihak Songkhla Rajabhat University. Kedua belah pihak berharap kerja sama yang telah disepakati ini akan membawa manfaat besar bagi kedua universitas dan meningkatkan kualitas pendidikan yang ditawarkan. Dengan semangat kolaborasi internasional, keduanya yakin bahwa program Joint Module ini akan menjadi langkah maju yang signifikan dalam mencapai pendidikan berkualitas tinggi. (NZ, 2024)

 

 

Translate »